Trending

Heboh warga AS jadi bupati terpilih, kecolongan luar biasa!

Bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, Orient P Riwukore ternyata adalah warga Amerika Serikat. Temuan ini mengagetkan dan menjadi tamparan bagi KPU.

Si bupati itu baru ketahuan sebagai warga AS belakangan setelah Bawaslu menginvestigasi data dirinya. Penyelidikan Bawaslu akhirnya mengonfirmasi bupati terpilih itu adalah warga AS, setelah mendapatkan klarifikasi dari Kedubes Amerika Serikat.

Gegernya identitas bupati terpilih tersebut adalah warga AS memancing respons dari anggota Komisi II, Mardani Ali Sera.

Kecolongan luar biasa, warga AS bupati terpilih

Mardani Ali Sera PKS. Foto: Ist.
Mardani Ali Sera PKS. Foto: Ist.

Mardani mengatakan kasus bupati terpilih warga asing ini sebuah kebobolan keterlaluan. Bagaimana bisa, identitas warga AS itu tak ketahuan sampai yang bersangkutan terpilih begitu.

“Ini kecolongan luar biasa jika benar WNA. Tidak sah seseorang menjadi kepala daerah kecuali WNI. Apresiasi untuk BAWASLU yang bekerja cermat dan jadi tamparan bagi KPU yg memverifikasi data awal,” ujar Mardani dalam postingan di Instagram dikutip, Rabu 3 Februari 2021.

Dia mengatakan, kasus bupati terpilih warga AS itu menunjukkan kelemahan pada sistem kependudukan warga negara. Kasus ini juga tamparan keras bagi penyelenggara Pemilu, KPU.

“Hal ini mesti jadi pelajaran bagi semua. Sistem kependudukan kita mesti dapat memastikan semua WNI hanya punya satu kewarganegaraan yaitu WNI. Perlu jadi perhatian utama bagi KPU Pusat,” tulisnya.

Investigasi Bawaslu

Aktivitas Bawaslu Sabu Raijua
Aktivitas Bawaslu Sabu Raijua. Foto Facebook/Bawaslu Sabu Raijua

Identitas bupati terpilih Orient P Riwukore ternyata warga AS ini berkat investigasi dari Bawaslu.

Saat mendaftar, Orient P Riwukore menyerahkan dokumen KTP dengan alamat Jakarta Utara. Namun setelah dinyatakan terpilih, Bawaslu menemukan informasi Orient merupakan warga negara Amerika Serikat.

Dikutip dari Suara.com, jaringan Hops.ID, tidak hanya itu, berdasarkan informasi yang diterima, Orient bahkan memiliki surat keterangan yang menjelaskan yang bersangkutan sudah melakukan perekaman data KTP elektronik.

Ketua Bawaslu Sabu Raijua Yudi Tagi Huma mengkonfirmasi status kewarganegaraan bupati terpilih itu ke Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Yudi menyebut, kecurigaan Bawaslu didasari Orient yang puluhan tahun tidak tinggal di wilayah tersebut. Bawaslu lantas mencari tahu terkait hal ini. Salah satunya dengan menghubungi Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

“Sampai dengan terakhir di Bulan Januari, kami tidak mendapatkan,” ucapnya.

Bawaslu lantas menghubungi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta pada Januari 2021. Pihaknya baru menerima jawaban pada Februari 2021.

“Dari hasil jawaban itu, kami tidak bisa berbuat banyak karena proses telah berlangsung, penetapan sudah berlalu,” ucapnya.

Ia menambahkan, Bawaslu setempat sudah melaporkan hal ini ke Bawaslu NTT dan Bawaslu RI untuk melanjutkan kasus ini. Sebelumnya, pihak kedutaan menyebut belum mengonfirmasi salinan surat terkait kewarganegaraan Orient.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close