Fit

Waspada! Amoeba jenis ini bisa gerogoti otak manusia, bersumber dari air

Departemen Kesehatan Florida (DOH) pada Jumat, 3 Juli 2020 lalu secara resmi mengumumkan kasus Naegleria fowleri atau sel amoeba berukuran mikroskopik yang mampu gerogoti otak manusia. Kasus ini ditemukan di Hillsborough County, dan belum ada keterangan lain lebih lanjut.

Amoeba jenis Naegleria fowleri tersebut memiliki sel tunggal dan kerap disebut sebagai ‘amoeba pemakan otak’. Sejak 1962, hanya ada 37 laporan kasus amoeba di Florida.

Naegleria fowleri sendiri biasanya ditemukan di air bersuhu hangat, seperti danau, sungai, ataupun kolam. Oleh karena itu, DOH menghimbau warga yang berenang di tempat-tempat tersebut untuk berhati-hati dan selalu waspada.

Baca Juga: Kisah Suroto, tidur selama 10 tahun sampai rambutnya gimbal

siklus amoeba naegleria fowleri yang menjangkit otak manusia
siklus amoeba naegleria fowleri yang menjangkit otak manusia Foto: Science Direct

Dalam sedikit kasus, Naegleria fowleri dapat menjangkit tubuh manusia melalui berbagai sumber air lainnya, misalnya air kolam renang yang kekurangan zat klorin atau air keran yang terkontaminasi.

“Efek kesehatan yang tidak diinginkan dapat dicegah dengan menghindari kontak nasal (hidung) dengan air, karena amoeba masuk melalui saluran nasal,” ujar pihak DOH.

Telah dikonfirmasi bahwa amoeba tersebut masuk melalui saluran hidung, dan bergerak menuju otak. Kabar baiknya, jika kamu tidak sengaja menelan air yang terinfeksi Naegleria fowleri, maka dipastikan tidak akan terjadi apa-apa.

amoeba naegleria fowleri di dalam otak manusia
amoeba naegleria fowleri di dalam otak manusia Foto: CDC

Begitu amoeba Naegleria fowleri gerogoti otak manusia, maka akan terjadi peradangan dan kerusakan otak atau primary amebic meningoencephalitis (PAM). Kondisi ini terbilang fatal dan dapat berujung pada kematian.

Gejala infeksi

Ada dua tahapan gejala yang ditunjukkan oleh penderita. Pertama, penderita akan merasakan sakit kepala yang parah, demam, mual, muntah. Pada tahap selanjutnya, penderita akan merasakan leher kaku, kejang, halusinasi, hingga koma.

Di Amerika sendiri, terdapat 143 kasus terinfeksi amoeba dan hanya empat di antaranya yang berhasil selamat. Sementara di Asia Tenggara, amoeba Naegleria fowleri pernah menjangkit Thailand dan Vietnam. Meski jumlah kasus tidaklah massif, namun peluang untuk selamat sangatlah minim.

Beberapa cara dapat dilakukan untuk menghindari amoeba jenis ini, yaitu dengan menggunakan klip hidung, tak mengaduk sedimen di dasar air, dan menjaga kepala agar tetap berada di atas permukaan air. Untuk lebih berjaga-jaga, lebih baik hindari berenang di sembarang tempat, khususnya daerah dengan air bersuhu hangat. (CTH)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close