Hot

William-Kate iri karena Harry-Meghan lebih populer, picu aksi bully di istana

Sejak kepergian pangeran Harry dan Meghan Markle, banyak spekulasi yang beredar. Tak sedikit yang bertanya-tanya soal kejadian yang melatarbelakangi keputusan Harry-Meghan untuk ‘Megxit’ meninggalkan kerajaan.

Sebuah buku biagrafi tidak resmi karangan dua jurnalis memberikan pandangannya soal Megxit, dan apa yang terjadi di dalam kerajaan sehingga memicu Duke dan Duchess of Sussex Harry-Meghan itu hengkang.

Baca juga: Harry-Meghan disebut mulai berani hina Ratu Inggris di depan umum

Informasi mengejutkan menyebut bahwa ada peran besar kakak Harry yaitu pangeran William dan iparnya yaitu Kate Middleton ternyata turut andil atas kepergian kedua pasangan itu.

Pangeran Harry-Meghan Markle
Pangeran Harry-Meghan Markle. Photo: Instagram @hrhofsussex

Dalam kutipan dari buku berjudul Finding Freedom: Harry and Meghan and the Making of a Modern Royal Family digambarkan Harry-Meghan memiliki hubungan yang buruk dengan William-Kate, sangat buruk sehingga kedua pasangan itu tidak pernah berbicara meski dalam acara keluarga.

Dipublikasi pada Agustus 2020, penulisnya Omid Scobie dan Carolyn Durand mengutip sumber anonim namun dengan akses langsung ke kejadian dan pengadilan kerajaan Inggris.

Disebutkan bahwa ada ‘orang dalam’ yang mengklaim bahwa kecemburuan memainkan peran penting dalam keputusan Harry dan Meghan untuk Megxit.

Pangeran Harry merasa hubungannya dengan William sudah tak hangat

Omid Scobie dan Carolyn Durand dalam bukunya mengatakan bahwa kehidupan Harry dan Meghan dalam istana penuh dengan kekacauan. Ada tekanan dan beban yang meningkat, The Sussexes (gelar kerajaan Harry dan Meghan), dilaporkan merasa tersinggung karena mereka diberikan tugas-tugas yang kurang penting dibandingkan pasangan the Cambridges atau Pangeran Charles.

“Harry merasa frustasi dengan kerabat senior di kerajaan, mengatakan bahwa ia merasa diburu oleh pers karena popularitasnya, diserang oleh media, dan diperlakukan tidak adil oleh istana,” tulis dalam buku tersebut dilansir Nicki Swift.

Meskipun dalam buku tersebut tak ada pernyataan Harry-Meghan namun teman-teman Duke dan Duchess of Sussex itu turut memberikan keterangan soal kebenaran kabar tersebut.

William Kate Meghan Harry
William Kate Meghan Harry Photo: Istimewa

“Pada akhirnya, sebagian besar dari mereka sampai pada kesimpulan yang sama, Harry dan Meghan merasa ‘tidak terlindungi’ oleh orang-orang yang mengelilinginya. Bahkan justru William dan Kate menjadi yang paling menonjol yang ‘mendiamkan’ Harry-Meghan.”

Sejujurnya pasangan itu tidak ingin meninggalkan istana dan monarki. Mereka hanya ingin merasakan kebahagiaan sebagai pribadi, pasangan, dan keluarga. Namun karena tidak ada perbaikan, mereka memutuskan untuk pergi.

Seperti yang dirangkum Daily Mail, buku Finding Freedom  mengklaim bahwa pada hari-hari menjelang Megxit, Harry dan Meghan merasa frustrasi karena William dan Kate mendapatkan keistimewaan dan semua peran resmi terbaik karena keduanya merupakan saudara tertua.

Indikasi aksi bully, para bangsawan juga kucilkan Harry dan Meghan

Selain diperlakukan ‘berbeda’ dengan William-Kate, Harry dan Meghan juga mendapatkan perlakuan tidak adil dari para bangsawan.

“Harry merasa bahwa proyek kolaborasinya bersama Meghan dimentahkan. Proyek mereka sebagian besar bersifat kemanusiaan diletakkan ‘di kursi belakang’, dibanding proyek yang dilakukan William dan sang ayah, Charles.”

Ketegangan meningkat karena sikap bully dan rasis yang didapatkan Meghan selama tinggal dalam istana. Perilaku yang dirasakan oleh Meghan ini juga dicurahkannya kepada orang terdekat di kerajaan yang dipercaya.

“Meghan mengatakan telah memberikan seluruh hidup untuk keluarga Harry, namun yang ia temui hanya penganiayaan dan permusuhan.”

Harry dan Meghan merasa diabaikan oleh Pangeran William dan Kate

Meskipun tidak diketahui apakah William-Kate berpartisipasi dalam perilaku rasis yang dimaksud, namun dalam kutipan buku tampaknya William maupun Kate tidak melakukan sesuatu untuk menangani situasi tersebut.

William-Kate menyikapi Meghxit dengan mengatakan memilih ‘berpihak pada keluarga’ daripada melarang kepergian Harry-Meghan. Sementara itu perasaan cemburu dan amarah atas anggapan pilih kasih juga menambah perasaan isolasi yang semakin nyata bagi Duke dan Duchess of Sussex. 

“Semuanya terliihat jelas dalam acara kerajaan terakhir, yang dihadiri Harry-Meghan di Westminster Abbey pada Maret 2020 lalu. Saat itu William bersikap acuh pada kedua pasangan itu, Kate juga terlihat menghindari dan bahkan enggan bertatap mata dengan Meghan.”

Meskipun Meghan mencoba melakukan kontak mata dengan Kate, dalam upaya untuk menunjukkan keinginan memperbaiki hubungan namun duchess itu malah bersikap seperti tidak mengenalnya.

Kini Harry-Meghan secara resmi mengundurkan diri dari tugas mereka sebagai bangsawan senior, namun tampaknya kerenggangan hubungan William dan Kate tidak menunjukkan tanda-tanda memudar dalam waktu dekat.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close