Trending

Wong cilik jangan kaget lihat harta Puan, mobil banyak, tanah di mana-mana

Berasal dari rahim PDIP membuat Puan Maharani membawa semangat yang sama dengan ibundanya, Megawati Soekarnoputri, yakni kepedulian tinggi terhadap kaum kecil atau ‘wong cilik’. Bahkan, di sejumlah kesempatan, narasi itu masih sering dimainkan Ketua DPR RI tersebut.

Meski kerap menyuarakan keberpihakannya terhadap kalangan bawah, namun bagaimana pun juga, Puan merupakan sosok yang telah merasakan hidup bergelimang harta sejak kecil. Bayangkan saja, orang tua dan kakeknya merupakan kalangan terpandang yang punya peran besar untuk Indonesia.

Puan Maharani ketika berkunjung ke Bali. Foto: Antara
Puan Maharani ketika berkunjung ke Bali. Foto: Antara

Kemewahan hidup Puan Maharani terbingkai dengan jelas di laman ELHKPN milik KPK. Bahkan, hingga pertengahan tahun lalu, jumlah kekayaannya sudah menyentuh ratusan miliar rupiah. Lantas, dalam bentuk apa saja harta pribadi tersebut?

Duhai wong cilik, jangan kaget dengar harta Puan Maharani

Berdasarkan hasil penelusuran kami dari laman tersebut, Puan Maharani diketahui memiliki harta pribadi dengan nilai Rp364,5 miliar. Kebanyakan nominal tersebut berbentuk tanah dan bangunan yang mencapai Rp149,3 miliar. Tak heran jika Puan akhirnya dilabeli sebagai ‘juragan tanah’.

Dia bahkan memiliki tanah dan bangunan yang tersebar di 75 titik, mulai dari Jakarta, Depok, Bogor, hingga Bali.

Potret Puan Maharani bersama Megawati. Foto: Instagram
Potret Puan Maharani bersama Megawati. Foto: Instagram

Selain itu, dia menggunakan hartanya untuk keperluan kas dan setara kas yang bernilai Rp55 miliar, serta surat berharga yang mencapai Rp213 miliar. Menariknya, Puan diketahui juga menyimpan keterarikan berlebih di dunia otomotif.

Puan menghabiskan dana hingga Rp1,53 miliar untuk keperluan transportasi pribadi. Bukan hanya mobil, dia juga mengoleksi sejumlah motor gede. Sederet kemewahan tersebut tentu mengejutkan beberapa pihak, terutama wong cilik yang namanya selalu dia sebut.

Sepak terjang Puan Maharani

Wanita jebolan Universitas Indonesia atau UI itu mulai memupuk kemampuan berpolitiknya dengan masuk KNPI di bidang luar negeri. Selain itu, pada 2005, dia juga bergabung di PDIP sebagai Ketua DPP di bidang Anak dan Perempuan.

Tak lama berselang, dia kemudian terpilih sebagai anggota Komisi VI DPR RI periode 2009-2014, lalu di tahun yang sama juga menjadi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI. Kariernya semakin moncer setelah pada pemerintahan Jokowi, Puan menjabat sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Kini, putri mahkota PDIP itu fokus mengisi jabatan sebagai Ketua DPR RI. Bahkan, namanya digadang-gadang bakal maju pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 mendatang.

Topik

1 Komentar

  1. Wajar kaya raya, wong lakinya juga bisnis Migas yang tentunya memakai alat kekuasaan politik untuk mendapatkan fasilitas dan kuota Migas. Apalagi setelah Puan jadi menteri, makin banyak saja Hopeng yang sungkem minta perlindungan….

  2. loading...

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close