Trending

Wow! Ikut terseret kasus Subang: Ada apa dengan istri Yoris?

Kabar terbaru datang dari kasus pembunuhan Subang. Hari ini ada 12 saksi yang dipanggil bersamaan untuk diperiksa Polisi. Yang kemudian ramai disorot adalah kemunculan nama Yanti, istri Yoris. Ada apakah gerangan?

Setidaknya hal ini yang juga ikut disoroti Anjas Asmara, pemerhati kasus Subang. Dan dalam data yang dihimpun redaksi, Yanti istri Yoris ternyata juga sudah diperiksa sebanyak 6 kali.

“Pertanyaan besarnya kenapa ada istrinya Yoris di sana. Dia nemanin saja ataukah ikut juga diperiksa,” kata Anjas di channel Youtube-nya, Kamis 25 November 2021.

Anjas sendiri mengaku ikut mengikuti perkembangan hari ini, di mana 4 saksi yang turut dihadirkan polisi di Polres, yakni Ajat, Ilham, Wedi, dan Muklis. Sedangkan menurut Anjas, 4 lainnya yang diperiksa di Polres adalah warga di luar Desa Jalan Cagak.

Lalu 4 nama saksi yang diperiksa di Polda, adalah Yoris, Yanti, Yosef, dan Danu. Terkait munculnya nama istri Yoris, Anjas lagi-lagi merasa heran.

Yoris dan istri. Foto: Ist.
Yoris dan istri. Foto: Ist.

“Wow, ada apa ini? Ini di luar dugaan. Karena di awal-awal justru yang punya citra buruk justru adalah Bu Mimin. Ini agak sedikit menarik (Yanti),” katanya.

Ada istri Yoris, pelaku Subang diumumkan hari ini?

Sementara itu, Anjas juga menyinggung apakah dengan pemanggilan serentak pada 12 saksi, Polisi akan mengumumkan siapa pelakunya hari ini.

Menurut dia, yang pasti Polisi akan melakukannya pada minggu ini. Sebab semua alat bukti menurutnya sudah cukup kuat untuk dibeberkan.

“Menurut aku yang di Polda adalah saksi-saksi kemungkinan punya peran besar dalam kasus ini,” katanya. “Ataukah dia tahu info valid yang bisa menuju ke pelaku atau otaknya. Atau orang yang membantunya,” katanya.

Adapun ke-12 saksi yang diperiksa hari ini merupakan saksi-saksi yang sudah pernah diperiksa sebelumnya. Dan keterangan saat ini diminta untuk penguatan-penguatan saja.

Yoris Raja Amalullah dan istri
Yoris Raja Amalullah dan istri. Foto Instagram @ziya_yanti

“Sepertinya paling tidak dalam minggu ini sudah bisa diumumkan. Adapun alat-alat buktinya yakni CCTV, dan hasil autopsi,” katanya.

Menurut Anjas, tak ada kejahatan yang sempurna. Dia menduga, ada DNA atau sidik jari pelaku yang tertinggal. Salah satunya saat salah satu korban Amel melakukan perlawanan dengan mencakar. Dan bekas cakaran itu masih ada di kuku Amel.

Jika benar bekas cakaran, maka para saksi akan divisum tim forensik, untuk mengetahui siapa yang terdapat luka bekas cakaran Amel. Dan itu merupakan bukti mutak tak bisa terbantah. Karena itu merupakan data ilmiah dan cukup valid.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close