Trending

Yahya Waloni doakan Megawati cepat meninggal: Rujukan saya hadis nabi

Ustaz Yahya Waloni dikenal sebagai pendakwah yang acap bicara keras dan mengkritik pemerintah Indonesia. Bahkan, dia pernah mendoakan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri supaya cepat meninggal dunia alias menemui ajalnya.

Disitat dari video berjudul ‘Kalau Kemarin Saya Ikut Nyapres, Jokowi Enggak Akan Jadi Presiden’ di saluran Youtube Termometer Islam, Ustaz Yahya Waloni mengaku, dia berulang kali terlibat hukum lantaran menghina tokoh tertentu. Namun, kata dia, apa yang disampaikan tersebut merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW.

“Saya pernah dilapor karena menghina beberapa tokoh. Saya katakan Megawati supaya cepat mati, dilapor (ke polisi) saya. Padahal (apa yang disampaikan) berdasarkan hadis,” ujar Yahya Waloni, dikutip Senin 14 Februari 2021.

Ketua Umum PDIP Megawati SOekarnoputri
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Foto Pdiperjuangan.id

Dia berkisah, Presiden Jokowi yang berkedudukan sebagai pemimpin negara, tak pernah mempermasalahkan ucapannya tersebut. Namun, kata dia, justru pendukung pemerintah yang merasa tersinggung dan melaporkannya ke pihak berwenang.

Lebih jauh, Yahya Waloni mengatakan, doa atau harapan buruk yang dialamatkan kepada Megawati bukannya tanpa alasan. Sebab, kata dia, mantan Presiden Indonesia itu merupakan sosok zalim yang umurnya di dunia tak diharapkan panjang.

“Nabi katakan, janganlah mendoakan umur panjang kepada orang yang zalim. Berarti kita boleh doakan (Megawati), tapi jangan umur panjang, sebab…,” urainya terputus, yang kemudian dijawab serempak oleh audiens yang hadir di lokasi: zalim!.

Selain Megawati, Yahya Waloni juga singgung negara zalim

Ustaz Yahya Waloni mengaku tak heran seandainya negara terus-terusan digempur bencana. Sebab, kata dia, terlalu banyak kezaliman serta kemunafikan yang terjadi di Indonesia. Bukan hanya petinggi, hal serupa juga dilakukan pihak-pihak dari kalangan bawah.

“Musibah ini enggak akan berhenti selama dusta dan munafik ada di negara kita. Negara kita sedang diazab Allah karena terlalu banyak dusta dari pemimpin sampai ke bawah,” terangnya.

Ustaz Yahya Waloni. Foto: Youtube.
Ustaz Yahya Waloni. Foto: Youtube.

Bukan hanya itu, secara tak langsung dia mengatakan, ruang gerak umat Islam di Indonesia seperti dibatas-batasi. Kini, ceramah keras sedikit—sekalipun merujuk pada Quran dan hadis, langsung dituduh radikal dan anti-Pancasila.

“Kalau kita berdakwah keras begini dibilang radikal, anti-Pancasila, anti-NKRI, anti-Undang-Undang, anti pilar-pilar kebangsaan. Jangan dibalik-balik, PKI! Ini konsep yang sudah berakar kuat. Kita yang menyampaikan dakwah tegak lurus berdasarkan Quran dan hadis, dianggap lawan dan kelompok radikal,” kata dia.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close