Trending

Kakak Tuti: Tuduh Yosef sih nggak, cuma masalah Danu itu…

Keluarga almarhumah Tuti Suhartini membantah mereka menuding Yosef Hidayah terlibat dalam pembunuhan ibu anak di Subang. Tapi ada salah satu hal yang membuat keluarga Tuti bertanya-tanya, kenapa Yosef menyuruh keponakannya, Danu, untuk ngecek rumah Tuti dan Amel yang berantakan pada Rabu pagi 18 Agustus 2021 sebelum polisi datang ke TKP.

Kaka Tuti, Lilis heran saja apa motif Yosef menyuruh keponakannya masuk ke rumah TKP dan mengecek kondisi di dalamnya pada hari pembunuhan itu. Tapi versi pengakuan Yosef beda lho soal Danu, jadi versi ayah Amel, Danu diperintahkan lapor ke Polsek Jalancagak.

Yosef dan Danu

Keluarga almarhumah Tuti menyoroti gerak-gerik Danu ini. Lilis menjawab pertanyaan kenapa kesannya keluarga kok menuding Yosef ada motif dalam pembunuhan Tuti dan Amel.

Yoris dan Danu
Yoris dan Danu. Foto Facebook Sergio

“Kalau menuduh sih enggak, cuma masalah Danu itu sebetulnya Danu itu disuruh Yosef masuk ke rumah sebelum ada polisi. Itu pagi hari Rabu itu (hari pembunuhan Tuti Amel)” jelas Lilis dalam wawancara di tvOne, dikutip Senin 20 September 2021.

Lilis menjelaskan pengakuan Danu kepada keluarga soal perintah ayah Amel pada hari pembunuhan.

“Waktu itu kan si Danu ditelepon Yosef suruh ke sana, suruh masuk ke rumah lihat berantakan, Yosef yang nyuruh,” jelas Lilis.

Menurut pengakuan Danu, Yosef kala itu memerintahkan Danu untuk ke rumah Amel. Yosef mengatakan ke Danu kemungkinan Tuti dan Amel itu diculik soalnya di sana berantakan gitu.

“Setelah Danu masuk, ya cuma lihat-lihat saja, dia juga kaget di situ di dalam rumah. Sebentar saja (di dalam rumah) dan langsung ke saya bilang nangis, katanya Amel nggak tahu (di mana) ada yang nyulik soalnya rumahnya berantakan, ada darah,” kata Lilis menceritakan pengakuan Danu.

Versi pengakuan Yosef

Nah soal Danu di pagi hari itu, pengacara Yosef, Rohman Hidayah menjelaskan versi pengakuan dari kliennya. Rohman mengatakan jelas kok Yosef pada pagi hari pembunuhan itu memang ke rumah Danu minta tolong. Namun versi Yosef, Danu dimintai lapor ke kantor Polsek Jalancagak gitu.

Yosef Hidayah. Foto Youtube Heri Susanto
Yosef Hidayah. Foto Youtube Heri Susanto

“Jadi di BAP sudah disebutkan beberapa kali, pukul 06.00 sampai hampir 07.00, pak Yosef itu ada di rumah bu Mimi. Jam 06.58 dia janjian dengan seorang caddy untuk bertemu di Lembang. Baru dia jalan naik motor ibu Mimin ke TKP,” jelas Rohman.

Di dekat TKP, dia berpapasan dengan saksi Ujang, kemudian Yosef masuk ke rumah. Kondisi sudah berantakan.

“Saat masuk ke rumah, (Yosef) kaget melihat posisi mobil berbalik arah dan miring ke pintu depan rumah, simpan jaketnya di kursi pintu masuk, lihat kondisi rumah berantakan, dia ikuti jejak ceceran darah dari ruang tengah hingga pintu belakang rumah, dia lihat genangan darah. Kemudian dia keluar kemudian panggil ujang tolong ke sini, akhirnya Ujang masuk ke pintu belakang dan Yosef dari pintu depan,” jelas Rohman.

Setelah itu, Yosef minta tolong Ujang lapor ke Pak RT, dan Yosef bilang mau lapor ke Polsek Jalancagak. Pada momen ini, Yosef belum tahu nasib istri dan anaknya telah dibunuh. Ngiranya, Tuti dan Amel dirampok atau diculik gitu.

Nah dalam perjalanan ke Polsek, Yosef mampir ke rumah keponakannya itu dan menceritakan apa yang terjadi di TKP.

“Sebelum masuk Polsek, Yosef mampir dulu ke rumah Danu berikan tahu kondisi ini, bahwa di rumah kemungkinan ada penculikan. Terus dia bilang saya akan datang lapor ke polisi, tapi karena rumah Danu dekat Polsek, dia (Danu) ke Polsek, dan Yosef datang ke TKP lagi disertai dengan anggota kepolisian,” jelasnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close