Trending

Kaget! Yosef diam-diam bayar pembunuh untuk habisi Tuti-Amel di Subang?

Suami Tuti Suhartini sekaligus ayah Amalia Mustika Ratu, Yosef Hidayah kerap mendapat tudingan beragam dari warganet di media sosial. Selain dituduh membunuh korban, dia juga dituding membayar orang lain untuk menghabisi nyawa Tuti-Amel di TKP.

Kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat memastikan, saat ini kliennya merasa tertekan dan depresi akibat tudingan publik tersebut. Namun, menurut keterangan yang dia terima, Yosef tidak membunuh atau membayar orang lain untuk menghabisi nyawa Tuti-Amel dengan tragis.

“Pengakuan Pak Yosef, dia tidak terlibat atau turut serta atau menyuruh orang (pembunuh) untuk melakukan perbuatan tersebut (membunuh Amel-Tuti),” ujar Rohman, dikutip Jumat 10 September 2021.

Yosef Hidayah dipanggil Polisi jalani pemeriksaan. Foto: Ist.
Yosef Hidayah dipanggil Polisi jalani pemeriksaan. Foto: Ist.

Setelah tiga pekan penyelidikan, polisi akhirnya sudah mengantongi hasil laboratorium forensik Mabes Polri. Hasil tersebut umumnya meliputi sidik jari dan identifikasi DNA, evaluasi cairan tubuh hingga penentuan senyawa seperti obat-obatan atau bahan kimia berbahaya lainnya.

“Tentunya dari pihak keluarga menyambut baik, gembira jika hasil forensik sudah ada karena dari kemarin sangat dinantikan. Sekalipun hasilnya itu tentunya untuk keperluan penyidik,” terangnya.

“Harapannya dengan begitu ada titik terang dan kasus ini segera terungkap,” lanjutnya.

Kini, Rohman berharap, polisi mampu menyelesaikan kasus tersebut dengan jujur, cepat, dan sebenar-benarnya.

“Untuk itu, saya meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini dan segera menyampaikan ke publik supaya jelas dan terang benderang,” tegasnya.

Dituduh bunuh Tuti dan Amalia, Yosef Hidayah ketakutan

Yosef Hidayah. Foto Youtube Heri Susanto
Yosef Hidayah. Foto Youtube Heri Susanto

Sebelumnya, Rohman menjelaskan, usai polisi mengumumkan bahwa pembunuh merupakan keluarga dekat korban, publik ramai-ramai mulai menuduh kliennya sebagai dalang di balik kasus tersebut. Itulah mengapa, Yosef yang mengaku tak bersalah kini merasa tertekan.

“Ada statement dari polisi yang menyatakan korban mungkin mengenali pelaku atau orang terdekatnya. Ini yang jadi problem bagi keluarga, sehingga kami pun turun.”

“Pak Yosef meminta saya mendampinginya karena opini yang begitu liar yang menyebabkan kekhawatiran dan ketakutan dari Pak Yosef,” kata Rohman.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close