Trending

Percaya nggak percaya, Yosef lindungi Yoris?

Lamanya pengungkapakan pembunuh Tuti Suhartini dan Amalias Mustika Ratu atau Amel membuat publik terus berspekulasi berbasis analisis mereka. Salah satu yang muncul yaitu spekulasi dugaan sebenarnya Yosef lindungi Yoris.

Beberapa warganet ada lho curiga dan menduga pembunuh ibu anak itu kemungkinan Yoris Raja Amalullah. Suara warganet sih pecah, ada curiga ke Yosef Hidayah dan istri muda yang menjadi otak dari pembunuhan ini. Nah bagaimana narasi atau spekulasi Yosef lindungi Yoris?

Yosef lindungi Yoris?

Di kolom komentar Facebook, spekulasi soal pelaku pembunuhan Tuti Amel terus muncul. Salah satunya ada yang yakin lho aslinya Yosef tahu pembunuh istri dan anaknya, tapi dia melindungi sosok itu. Siapa yang dimaksud coba?

Yosef Hidayah. Foto Youtube Heri Susanto
Yosef Hidayah. Foto Youtube Heri Susanto

Percaya atau gak percaya, Pelakunya adalah YORIS, pak Yosef mengetahui itu. Hanya saja kalo pak yosef berkata jujur, bakalan habis donk orang yg dia sayang. Makanya dia selalu buat alibi demi Melindungi sang Anak….,” tulis akun Facebook Birman Tasdi di kolom komentar akun Facebook Yoris, dikutip Jumat 17 September 2021.

Akun yang mencurigai Yoris ini pun berani dan yakin dugaannya ini nanti sesuai dengan hasil penyelidikan kepolisian.

“Kalian screnshot status ku ini bahwa apa yg ku bilang sama dengan keputusan Polisi…. wait see….,” tulis akun Facebook itu.

Nah ternyata banyak juga pengguna Facebook yang punya dugaan yang sama, Yoris dan Yosef bekerja sama saling mengamankan.

Misalnya akun Nomera Safara pun yakin pelaku yang habisi Tuti Amel itu kemungkinan adalah Yoris, sebab menurutnya banyak fakta yang mengarah ke kakak Amel itu.

Soal temuan bercak darah di jaket Yosef, akun tersebut menjelaskan kemungkinannya begini.

“Kalo mengenai bercak darah kan pas paginya Yosep ke TKP pintu rumah dalam keadaan terbuka belum menemukan istri dan anak korban, darah sudah berceceran di lantai rumah tsb mungkin ga sengaja kesentuh makanya pak Yosep lgsung lapor,” tulis akun Facebook itu.

Akun ini juga sangsi loh apa iya Yosef secanggih itu menghilangkan barang bukti.

“Pak Yosep seperti orang grasak grusuk ga mungkin sejeli itu menghilangkan jejak kalo memang pelakunya, kan mayatnya udah di mandiin juga sama si pelaku kalo emang dia pelaku, kenapa ga dibuang dulu itu jaket karna sudah bercak darah,” jelas akun tersebut.

Nah spekulasi liar lainnya muncul dari akun Facebook Clarise Zayn. Menurutnya bisa saja skenarionya Yoris pelakunya dan mengorbankan Yosef. Modusnya adalah parkir mobil Alphard yang tidak rapi.

“Biar publik mengira yang bunuh bapaknya. Makanya disengaja parkir mobil serong-serong biar dikira yg nyetir mobil pak yosep yang katanya ga bisa nyetir..Kalau pak Yosep ditangkap kan warisan semua jatuh ke tangan Yoris. Jadi itu semua taktik Yoris menurutku ..biar sekali pukul kena semua. Jahat bener anak begitu,” kata akun itu menduga-duga.

Nah semua itu spekulasi warganet yang basisnya asumsi ya Sobat Hopers. Tunggu sabar dulu ya penyelidikan dari Polres Subang dan jajarannya ya.

Orang dekat

Kapolres Subang, Jawa Barat, AKBP Sumarni mengatakan, meski belum ditemukan, namun pihaknya semakin yakin pembunuh Tuti Amel merupakan keluarga dekat korban.

“Ada indikasi pelaku dan korban saling kenal. Karena di TKP, jalur masuk ke rumah korban itu gak ada yang rusak. Jadi pintu depan dan belakang gak ada yang rusak, maupun jendelanya. Gak ada bekas cungkilan atau apapun. Makanya, diperkirakan pelaku kenal dengan korban,” urai AKBP Sumarni.

Yosef dan Yoris
Yosef dan Yoris kala di area golf. Foto Facebook

Pihak kepolisian sendiri telah memeriksa sejumlah saksi termasuk Yosef, Mimin, Yoris, dan ayah korban. Sejauh ini, mereka meyakini, Tuti dan Amel dibunuh dengan cara bengis dan keji.

“Kami juga mengumpulkan barang-barang bukti yang ada di TKP termasuk baju yang ada di TKP yang dikenakan salah satu saksi, di mana baju tersebut ada bercak darah,” kata dia.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close