Hobi

Waduh! YouTube bakal lebih banyak tampilkan iklan, tapi…

YouTube terus memperbarui kebijakannya. Kekinian, platform berbagi video yang tengah populer itu mengluarkan kebijakan baru yang membuat YouTube akan lebih banyak diisi iklan.

Disebutkan, iklan tersebut akan tayang di video milik kreator meski tidak ia tergabung dalam YouTube Partner Program (YPP).

Baca juga: Link streaming film horor Thailand, alternatif IndoXXI, Ganool dan Terbit21

Ini berarti, iklan bakal tetap muncul di akun YouTube para kreator kecil, meski mereka tidak atau belum memonetisasinya. Meski para kreator kecil itu mendapat tayangan iklan, tapi para kreator tersebut tidak akan mendapat imbalan dari iklan yang tampil.

Logo YouTube. Foto: Pixabay
Logo YouTube. Foto: Pixabay

“Mulai sekarang, kami akan meluncurkan iklan dalam sejumlah video yang tidak tergabung dalam YPP. Artinya, sebagai kreator yang tidak tergabung dalam YPP, kamu akan melihat iklan yang tayang di beberapa video kamu,” tulis Google di blog seperti dikutip dari The Times of India pada Jumat, 20 November 2020.

“Karena kamu tidak ada di YPP, maka kamu tidak akan menerima bagi hasil dari iklan tersebut,” sambungnya.

Pembaruan kebijakan ini sebagian besar akan memengaruhi kreator kecil yang memiliki jumlah penayangan kecil.

Kepada The Verge, YouTube mengatakan bahwa iklan tetap tidak akan tampil di video dari kreator non-mitra yang kontennya fokus pada topik sensitif. Ini termasuk politik, agama, alkohol, dan perjudian.

Kabar tersebut pun mendapat protes dari anggota komunitas YouTube. Mereka mengatakan, kebijakan ini dianggap tidak berpihak pada kreator konten.

Ilustrasi pendapatan dari YouTube. Foto: Austin Distel di Unsplash

Mereka menilai ini tidak adil bagi kreator kecil lantaran merasa ‘tidak dibayar’, padahal iklan muncul di video mereka.

Kendati demikian, pihak YouTube mengatakan kebijakan ini baru berlaku di Amerika Serikat sejak bulan ini dan akan berlaku di luar kawasan AS mulai tahun 2021.

YouTube tidak mengatakan berapa banyak kreator konten yang akan melihat iklan tayang di videonya tanpa mendapat imbalan, tetapi perusahaan tersebut mengonfirmasi bahwa kanal dari semua ukuran dapat melihat iklan yang tayang. Perusahaan akan memantau dampaknya pada kreator.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close